AMANKAN LEBARAN, POLRI GANTI KETUPAT JADI RAMADNIYA

IMG_1495Sandi operasi aparat kepolisian dalam rangka pengamanan hari raya idul fitri yang selama ini dinamakan operasi “Ketupat” pada tahun 2016 dirubah namanya menjadi operasi “ Ramadniya ” yang merupakan singkatan Ramadhan dan Hari Raya, yang mengandung arti Harafiah Suci, Adil dan Sempurna. Operasi ini dilaksanakan selama 16 hari, mulai dari tanggal 30 sampai dengan 15 juli 2016.

Melalui kegiatan Apel gelar pasukan pengamanan hari raya idul fitri  1437 H tahun 2016  yang di gelar serentak diseluruh Polda dan polres hari ini Kamis, (30/06/2016)  bertujuan mengecek kesiapan akhir personel beserta kelengkapannya, baik dari Polri maupun unsur terkait serta segenap potensi masyarakat yang terlibat dalam pengamanan hari raya idul fitri

IMG_1504Gelar apel pasukan pengamanan yang dipimpin langsung Bupati Mamuju Drs. H. Habsi Wahid, MM, selaku Inspektur upacara, turut dihadiri Dandim 1418 Mamuju Letkol. Muh. Imran, Kepala Kejaksaan Negeri Mamuju Muhammad Rabith, SH, Ketua Pengadilan Negeri Mamuju Lukman Bachmid, SH, Wakapolres Mamuju, ketua Senkom Mitra Polri  Kab. Mamuju, Kepala SKPD terkait, Para undangan dan peserta apel gelar pasukan.

Habsi Wahid menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah, Kodim ataupun organisasi masyarakat lainnya, dalam rangka pengamanan operasi Ramadniya sehingga dengan pengamanan itu masyarakat muslim dapat merayakan hari raya dengan rasa aman saat melaksanakan shalat ied satu syawal mendatang, haturnya.

Memastikan momen hari raya terbesar ummat muslim kali ini berjalan lancar turut pula akan disiapkan sejumlah alat berat, mobil ambulans, motor dan mobil patroli yang disiapkan Polres menjelang operasi Ramadniya, bukan itu saja, Dishub, Satpol PP, Damkar dan juga Dinas Kesehatan Semua terlibat untuk pengamanan menyambut hari raya idul fitri 1437 H.  (HMS. Lisa Sari Dewi Hasanuddin)

 

BAGIKAN