Buka Bimtek Sipades, Bupati Mamuju Ingatkan Kades Tetap Jujur

DINAS KOMINFO DAN PERSANDIAN KABUPATEN MAMUJU

PRESS RELEASE

NOMOR : 107/PR/VI/2021/DISKOMINFOSANDI


Buka Bimtek Sipades, Bupati Mamuju Ingatkan Kades Tetap Jujur

771C3E7D-B65A-441B-BEE0-18C6DB679B67Mamuju (29/06/2021) Membincang Laporan Hasil Pemeriksaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa)   Kabupaten Mamuju, salah satu temuan yang terus muncul dan menjadi catatan di Badan Pengelola Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) adalah sektor pengelolaan aset yang kurang terintegrasi dengan baik. Untuk mencegah hal tersebut kembali terulang, Pemerintah Kabupaten Mamuju bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan (LPMP) mengadakan Bimbingan Teknis Penatakelolaan Aset Desa Berbasis Aplikasi Sipades Ver. 2.0 (Online).

9C5F11F9-8891-49FC-BE5E-126E76DC74F7Pembukaan bimbingan teknis ini digelar di aula Hotel Srikandi Mamuju, Selasa, 29 Juni 2021. Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi membuka secara resmi acara tersebut. Dalam sambutannya, Sutinah menilai temuan rutin BPK RI di LHP APBDesa Mamuju antara lain dikarenakan oleh kurangnya kemampuan aparatur dalam menata pengelolaan aset serta ketiadaan sarana penunjang inventarisasi aset berbasis teknologi. Karena itu, ia berharap Bimbingan Teknis Sipades dapat menjadi solusi bagi kerumitan tata kelola aset daerah di tingkat desa.

“Saya berharap semua yang diundang untuk mengikuti bimtek ini dapat memanfaatkannya dengan baik agar ke depan tidak lagi terjadi kesalahan serupa dalam mengelola aset yang kita miliki. Untuk  para kepala desa, tolong pergunakan anggaran dana desa dengan sebaik-baiknya. Jangan berpikir itu uang bapak, itu uang rakyat! Saya juga sudah sampaikan ke Inspektorat, tidak ada ampun bagi kepala desa yang melanggar aturan,” tegas Sutinah.

2CD26547-FA86-472C-9075-19B21B650939Selain itu, Bupati Mamuju juga menekankan sinkronisasi program antar tingkatan pemerintahan. “Mulai dari desa, kelurahan, hingga ke tingkat kecamatan, harus senantiasa terintegrasi pada program pemerintah yang mengacu pada aktualisasi visi Mamuju Keren. Hal ini sudah kita rumuskan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), dengan harapan interkoneksi semua program dari hulu ke hilir, agar aktualisasinya dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. Jangan lagi ada visi misi desa atau kelurahan yang tidak nyambung dengan visi misi pemerintah daerah.”

Ditemui seusai pembukaan, Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan, Sulaiman, S. Ip menyatakan sudah ada 80 orang perangkat desa se-Kabupaten Mamuju yang sudah mendaftar. Menghadirkan pemateri antara lain dari Kementerian Dalam Negeri, bimtek ini akan digelar hingga 1 Juni 2021. (Diskominfosandi/RF).

BAGIKAN