Bupati Mamuju: “Saya Tidak Berpartai Biar Bisa Merangkul Semua Warna”

DINAS KOMINFO DAN PERSANDIAN KABUPATEN MAMUJU

PRESS RELEASE

NOMOR : 187/PR/IV/2021/DISKOMINFOSANDI

Bupati Mamuju: “Saya Tidak Berpartai Biar Bisa Merangkul Semua Warna”

569F607F-BDB9-4737-8C71-53305A84A66DMamuju (10/10/2021) Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH, M. Si menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang Ke IX Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Indonesia Mamuju, Minggu, 10 Oktober 2021. Digelar di aula Hotel M’City Mamuju, acara ini dihadiri sejumlah petinggi Partai Persatuan Pembangunan, antara lain  Ketua DPC Mamuju M. Irfan Topporang, dan Ketua DPW Sulawesi Barat, Patmawati Fahmi.

06AB10C1-9AC5-4912-A2CE-E6D110C76862Dalam sambutannya, Patmawati mengutarakan kekaguman kepada sosok Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi. “Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya ibu sebagai srikandi  Mamuju, bupati perempuan pertama di tanah Sulawesi Barat. Sebagai sesama perempuan saya turut berbangga. Apalagi melihat kinerja ibu yang tangkas menanggulangi bencana dan menganggarkan 5M untuk menanggung BPJS Kesehatan semua warga ibu.”

785F757B-5C84-4754-A423-25EC2D774C05Adapun Sutinah dalam sambutannya, menyampaikan sejumlah hal. Di antaranya  mengoreksi ucapan terimakasih Patmawati yang menyatakan bahwa Sutinah berasal dari partai bernuansa biru, namun hari itu hadir dengan kostum nuansa hijau sebagai penghargaan untuk PPP. “Sampai saat ini saya belum berpartai, ibu. Merupakan kewajiban saya untuk bisa merangkul semua partai, semua nuansa warna. Makanya hari ini saya datang dengan kostum hijau, sebab saya harus bisa masuk ke segala warna.” Hadirin seketika bertepuk tangan selepas Sutinah berbicara.

CADF872D-99A3-4850-999E-FE4081DC358FLebih lanjut, Sutinah memastikan bahwa meski Partai Persatuan Pembangunan tidak termasuk dalam partai pengusung dalam kontestasi pilkada lalu, bukan berarti seluruh kader PPP tidak akan mendapat ruang partisipasi dalam pembangunan. “Kader PPP tidak akan ketinggalan kereta, sebab kontestasi Pilkada telah usai. Tidak lagi ada partai pengusung dan pendukung, sebab semua partai politik punya hak yang sama untuk bermitra dengan pemerintah.”(Diskominfosandi/RF).

BAGIKAN