Gerakan Shalat Subuh Berjamaah, Pondasi Kokoh Bangun Kemaslahatan Ummat

IMG_7085Tidak hanya berkonsntrasi melakukan pembangunan pada aspek fisik, Pemerintah Kabupaten Mamuju dibawah kepemimpinan H.Habsi Wahid juga tidak melupakan pembangunan karakter masyarakat melalui sejumlah kegiatan keagamaan yang terus digalakkan, mulai dari pembangunan taman pengajian alQuran disetiap kecamatan dan desa, hingga mendorong untuk melakukan Shalat fardu secara berjamaah dengan gerakan Shalat Subuh berjamaah, Habsi meyakini dengan memantapkan dan membiasakan melakukan shalat berjamaah maka dengan sendirinya akan membangun pondasi yang kuat dalam upaya mewujudkan kemaslahatan Ummat, hal itu didasarkan pada pandangan realistis bahwa kebersamaan dan silaturahmi yang terbangun dalam pelaksanaan shalat berjamaah tentu akan lebih mempererat tali silaturahmi sehingga akan terbangun rasa kebersamaan dalam menjalankan peran masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat, “jadi seberat apapun peran yang kita jalankan didunia tentu akan lebih ringan jika dipikul secara bersama-sama, dan itu dapat dilakukan di masjid sesudah shalat kita bisa melakukan diskusi dan komunikasi, sehingga akan terbangun rasa saling memiliki dengan tanggung jawab masing-masing, lalu ketika peran kita jalankan dengan dilandaskan rasa memiliki maka insya Allah semua akan berjalan dengan baik, kata Habsi, belum lagi dari kacamata agama bahwa mereka yang melaksanakan Shalat Fardhu secara berjamaah akan senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT, kalau kita sudah diberkahi apalagi yang akan sulit di dunia ini, sambungnya.

IMG_0999Meski telah dijadikan salah satu program rutin tiga kali seminggu dengan bersafari keseluruh masjid utamanya dalam kota Mamuju, namun gerakan shalat subuh berjamaah yang dilakukan Bupati bersama jajaran pemkab Mamuju sama sekali tidak pernah dipaksakan untuk langsung diwajibkan di ikuti masyarakat, karena diyakini Habsi semua Ummat muslim tentu sudah tahu atas kewajibannya melaksanakan Shalat berjamaah, biarkan ini mengalir dan tumbuh dari masyarakat sendiri supaya niat untuk shalat berjamaah ini bukan karena dipaksa ikut namun karena panggilan jiwa, mari makmurkan masjid dengan gerakan shalat subuh berjamaah, ungkapnya.

Mengakui awalnya melaksanakan Shalat Subuh sering kesulitan tepat waktu karena di saat tersebut sangat sulit melawan rasa ngatuk, pribadi yang sangat suka dengan warna putih ini memiliki trik khusus untuk melawan hambatan tersebut, yang pertama kita harus bulatkan niat untuk bangun subuh, yang kedua setelah bangun jangan berlama-lama ditempat tidur karena pasti akan tidur kembali, cukup perbaiki perasaan lalu langsung cepat-cepat melakukan aktifitas utamanya mandi dan berwudhu, kalau sudah jadi kebiasaan pasti akan ganjil rasanya tidak shalat subuh.

IMG_5433Untuk agenda pelaksanaan safari subuh tersebut, dijadwalkan melalui bagian kesra dan protoloer pemkab Mamuju dengan menggilir seluruh masjid secara bergantian tiga kali seminggu yakni hari selasa,kamis dan Sabtu, selain bersama jajaran pemkab yang berbaur dengan masyarakat, gerakan Shalat subuh berjamaah juga tidak pernah luput dari kehadiran jajaran Polda Sulbar, bahkan Kapolda H.Baharuddin Djafar yang sejak awal menjadi inisiator sekaligus motifator gerakan ini masih sering hadir bersama-sama untuk memakmurkan masjid.

BAGIKAN