Hikmad, Shalat Ied di Rumah Ala Habsi Wahid

BA624E0D-DDFB-469F-882C-DA1C85C389EAMeski hukumnya Sunnah, namun melaksanakan shalat Idul fitri pada momentum hari kemenangan adalah sebuah keharusan yang telah menjadi kebiasaan bagi semua ummat muslim di seluruh dunia, ironisnya tahun ini kebiasaan itu harus diubah menyusul adanya pandemi covid-19, didasarkan pada pertimbangan kesehatan Pemerintah telah membatasi pelaksanaan Shalat ied yang lazim di lakukan dengan jumlah jamaah yang sangat banyak.

Tidak ingin menyerah atas kondisi tersebut, Bupati Mamuju H.Habsi Wahid (Minggu, 24 Mei 2020) akhirnya “menyulap” ruang tamu rumah jabatan Bupati Sapota untuk menjadi tempat pelaksanaan Shalat ied khusus untuk keluarga besarnya.

Shalat yang di pimpin oleh imam Abd. Rahman (imam masjid kantor Bupati) tersebut berlangsung hikmad dengan kehadiran anak dan cucu orang nomor satu di Mamuju tersebut.

08248186-9430-4292-A989-40D1A1559D37Khutbah ied yang dibawakan oleh H.Jayadi M. Ag, seolah mampu menghadirkan suasana kebathinan layaknya berlebaran sebagaimana biasanya.

5EE3E88A-24E1-42D8-9FF0-A47ABE23B5E6Selepas itu, Habsi Wahid mengatakan, meski merasa sedih atas kondisi saat ini, namun secara positif ia tetap memaknai terdapat hikmah tersendiri atas musibah bencana pandemi, diantaranya kebersamaan dengan keluarga menjadi lebih intens dilakukan, bahkan sejak sebulan terakhir disaat ramadhan ia mengaku tidak pernah melewatkan berjamaah bersama keluarga di rumah, dari hal ini ia kembali mengulang serangan covid-19 hendaknya tidak lantas mematikan semua aktifitas yang sifatnya positif, tapi justru harus lebih di intensifkan dengan tetap memperhatikan standar kesehatan “kita memang harus mulai membiasakan hidup dengan cara new normal seperti ini, agar kita tidak kalah dengan adanya serangan virus dan tidak lantas membuat kita menjadi tidak produktif, namun sebaliknya semua tetap dapat dilakukan dengan baik asal selalu mengutamakan standar kesehatan yang telah ditetapkan.

menutup penjelasannya, Habsi menyampaikan Permohonan maaf lahir dan bathin kepada semua masyarakat dan sanak keluarga yang tidak lagi sempat bersua, terlebih Rujab Bupati dengan sangat terpaksa tahun ini tidak dapat melakukan open house sebagaimana yang setiap tahun dilakukan di Sapota Rujab Bupati Mamuju.

BAGIKAN