Kominda Gelar Vaksinasi Massal Untuk Pelajar, Bupati Apresiasi dan Sentil Hoax

DINAS KOMINFO DAN PERSANDIAN KABUPATEN MAMUJU

PRESS RELEASE

NOMOR : 189/PR/IV/2021/DISKOMINFOSANDI

Kominda Gelar Vaksinasi Massal Untuk Pelajar, Bupati Apresiasi dan Sentil Hoax

5FDFA77F-6711-4ACB-B105-75D929B88EB6Menghadiri launching vaksinasi massal door to door yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Megara (BIN) melalui Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) provinsi Sulawesi barat  yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 2 Mamuju (Selasa, 12 Oktober 2021) Bupati, Sitti Sutinah Suhardi, mengaku salut dan mengapresiasi kegiatan yang disebutnya keren, Ia bahkan menilai upaya yang dilakukan Kominda akan dapat mempercepat persentase capaian vaksinasi di kabupaten Mamuju

“Ini juga adalah bukti bahwa kita tidak sendiri, masih banyak pihak yang selalu bahu-membahu melakukan langkah untuk menghadapi pandemi covid-19 dengan mendukung program vaksinasi yang terus kita gencarkan” Kata Sutinah Suhardi dihadapan puluhan siswa SMP dan ketua Kabinda serta Kapolres mamuju yang hadir pada kegiatan tersebut.

EB78AC53-16A6-4E32-A7F8-B8C7C253BC42Selebihnya, bupati juga menyentil penyebaran berita bohong atau hoax yang dinilai turut mempengaruhi mindset masyarakat soal vaksinasi.

Kata Sutinah, meski belum melalui analisa mendalam, namun fakta bahwa kecamatan minim akses informasi seperti kalumpang dan bonehau yang ternyata angka vaksinasinya lebih maksimal dibanding wilayah  dengan akses informasi lebih terbuka, mengindikasi penyebaran hoax telah banyak mempengaruhi pola fikir masyarakat tentang vaksin.

CAC48024-1D17-41F0-91BA-BD0FBD809D0DPadahal kata, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) sebenarnya sangat minim, dan kalaupun ada kadang hal itu tidak murni disebabkan oleh vaksin, dan yang lebih ironis lagi, pemberitaan lebih banyak menyorot soal penyakit dan minim dampak baik atas pemberian vaksin.

Karena itu lewat kesempatan ini saya juga berharap peran serta media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar informasi utuh dan dan objektif dapat diterima oleh masyarakat.

41C012ED-A762-4E04-AF65-816B9580AFEAKepala badan Intelijen daerah (Kabinda) provinsi Sulawesi barat, Sudadi, SH., Msi, menjelaskan, palaksanaan vaksinasi model jemput bola dinilai akan lebih evektif untuk menjakau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, ia memastikan sebelum dilaksanakannya launching hari ini, kegiatan yang lakukan melalui kolaborasi bersama antara pemerintah daerah, TNI dan Polri ini juga telah dilakukan dengan door to door di kelurahan Sinyonyoi selatan.

Untuk targetnya Kabinda yang baru beberapa bulan bertugas di Sulbar ini mengatakan 5500 dosis vaksin akan berupaya di capai demi meningkatkan persentase program vaksinasi covid-19 di mamuju.(Diskominfosandi)

BAGIKAN