Mamuju Raih Penghargaan Peduli HAM Dengan Poin Tertinggi Se-Sulbar

77C262E1-B109-4A9C-AB4E-34564D4BB34EKabupaten Mamuju dipastikan masuk dalam deretan 259 dari total 514 kabupaten/ kota se- Indonesia yang meraih penghargaan sebagai daerah peduli Hak asasi manusia tahun 2019.

Daerah berjuluk manakarra ini juga menorehkan poin tertinggi dari empat kabupaten se-Sulbar yang secara bersamaan juga menerima penghargaan yang sama.

seremoni pemberian penghargaannya dilakukan di aula kantor gubernur sebagai rangkaian peringatan hari Hak asasi manusia ke-72 (Senin, 14 Desember 2020) yang turut di ikuti oleh presiden RI Djoko Widodo serta para menteri kabinet Indonesia Maju secara virtual.

745F8924-519C-4400-BE71-E9D71FAD897DDalam Kesempatan itu Asisten satu bidang pembangunan Drs. Tonga, MAp, mewakili pemkab Mamuju menerima penghargaan yang diserahkan oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Di konfirmasi usai kegiatan, Kepala Bappepan Kabupaten Mamuju Dr. Hj. Khatma Ahmad menjelaskan, capaian nilai tertinggi se-sulbar di torehkan Mamuju melalui lmplementasi Aksi HAM Daerah, yaitu :
1. Harmonisasi produk hukum daerah yang tidak mendiskriminasi hak-hak perempuan, hak-hak anak, dan hak-hak penyandang disabilitas;
2. Pemantauan dan penyelesaian perkara implementasi produk hukum daerah
3. Pengelolaan dan pemerataan distribusi (sebaran) jumlah Guru SLTA/SMK Sederajat; 4. Penyediaan ruang menyusui yang memadai bagi perempuan bekerja di perkantoran milik pemerintah daerah dan swasta dalam rangka implementasi UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan PP No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif;
5. Pelayanan Komunikasi Masyarakat (YANKOMAS) melalui peningkatan penanganan dan tindak lanjut pengaduan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran hak perempuan, hak anak dan hak penyandang disabilitas, masyarakat adat, dan pengaduan terkait konflik lahan.
Secara teknis Khatma juga mengurai nilai yang diraih Mamuju.

IMG_0120Terpisah, Gubernur Sulbar Ali baal Masdar mengapresiasi semua daerah yang telah menerima penghargaan peduli HAM, ia menilai keberhasilan dari tolak ukur kementerian yang telah memberikan apresiasi berupa penghargaan adalah hal yang sangat baik dan mengindikasi para penerima penghargaan telah mampu memberikan keadilan dan perlindungan Hak asasi manusia kepada masyarakatnya. (HMS)

BAGIKAN