Putus mata rantai Covid -19, Kades dan Lurah Sangat Proaktif

B6606916-B8BD-4980-807A-71AF589399EFUpaya memutus mata rantai penyebaran corona virus disease covid-19 terus bergaung, tidak hanya pada tingkat pusat, provinsi maupun Kabupaten, Pemerintah tingkat kecamatan, kelurahan dan desa juga sangat pro aktif dalam melakukan berbagai langkah antisipasi.

Seperti yang dilakukan Desa Sukadamai Kecamatan Papalang, bersama unsur TNI dan Polri di wilayahnya mereka telah berinisiatif melakukan langkah penyemprotan disinfektan ke sejumlah sarana publik, tempat ibadah serta rumah-rumah penduduk yang dilaporkan memiliki warga atau keluarga yang baru tiba dari luar desa.
82F1C68A-D375-4718-BF02-09C406B995E6Di konfirmasi kepala Desa Sukadamai H.Kamaluddin (Rabu, 7 April 2020) mengaku apa yang dilakukannya selama ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah kabupaten Mamuju melalui kebijakan Bupati yang menginstruksikan tiap desa segera menggeser dana APBD desanya senilai Rp.200 juta untuk melakukan langkah penanganan corona virus
“Inilah yang akan kami gunakan membiayai upaya bersama menangani corona di desa kami, rencana dalam waktu dekat kami akan membagikan fasilitas pencuci tangan berupa galon air secara gratis kepada warga kami kata Kamaluddin.

ia menambahkan, jika sekiranya persoalan corona dapat segera teratasi maka anggaran yang digeser jika tidak terpakai habis, maka akan dirasionalisasi kembali untuk membiayai pembangunan di desa.

“mudah-mudahan ini cepat berakhir, supaya kita bisa alihkan lagi dana desa itu untuk kegiatan lain dalam upaya membangun desa”, tutupnya.
Uniknya, semua kegiatan yang dilakukan tersebut mendapat perhatian halayak usai banyak terposting di berbagai halaman media sosial, tidak sedikit yang mengapresiasi, terlebih sebaran informasi dilakukan dengan rekaman video yang cukup menarik.

langkah kongkret serupa juga terus digalakkan para Lurah, seperti yang dilakukan Lurah Mamunyu Kec.Mamuju, dibantu aparat kepolisian mereka mengintensifkan poskamling dan melakukan penjagaan ketat setiap aktifitas lalu-lalang warga yang memasuki lingkungan dibawah otoritasnya, bahkan secara detail mereka melakukan pendataan warga yang baru bepergian dari luar, terlebih orang yang baru akan langsung didata. (HMS)

BAGIKAN