Bupati Mamuju Di Kalumpang-Bonehau: "Kades Pejabat Publik Yang Harus Melayani"

DINAS KOMINFO DAN PERSANDIAN KABUPATEN MAMUJU

PRESS RELEASE

NOMOR : 255/PR/IV/2022/DISKOMINFOSANDI

Bupati Mamuju Di Kalumpang-Bonehau: “Kades  Pejabat Publik Yang Harus Melayani”

18A73EF9-90FA-4C57-B455-B03632D11E91Mamuju (17/01/2022) Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH. M. Si melantik 15 orang kepala desa di Kecamatan Bonehau dan Kalumpang. Pelantikan ini dilaksanakan di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau, 17 dan 18 Januari 2022.

FEB399D6-F891-4BFE-B4D7-35CD7AC2E81CTurut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Sitti Suraidah Suhardi, 15 orang kepala desa yang dilantik adalah Muliardi Tamandalan, Oktaf, Yohanis, Dedy Wardoyo, Sopater Yusuf Masindana, Amos, Yuil, Oni Marten Daud Tatang, serta Kandeng untuk Kecamatan Kalumpang. Sementara di Kecamatan Bonehau, Bupati Mamuju melantik Elfian, Arnold, Hans Malino, Daniel, Leunar, serta Ahmad Amiruddin.

BDDC0EA5-EA23-4BA0-839B-9945F851307CSitti Sutinah mengawali sambutan dengan mengungkapkan terimakasih atas sambutan masyarakat Kalumpang dan Bonehau yang begitu hangat. “Meski perjalanan ke sini cukup jauh dan melelahkan, namun terasa membahagiakan saat merasakan kehangatan dan keramahan bapak ibu sekalian. Semoga kehadiran saya dapat menambah kebahagiaan kita semua sebagaimana kebahagiaan kita menanti kepala desa definitif yang baru saja dilantik.”

Dalam sambutannya, Bupati Mamuju mengingatkan kepala desa yang dilantik agar berhati-hati dan bijak dalam mengelola anggaran Dana Desa. “Jika tidak sesuai aturan, tentu akan berpotensi melanggar hukum. Karena itu selalu patuhi koridor yang telah ditetapkan. Namun tidak perlu terlalu takut sehingga menjadi tidak kreatif. Selama dilakukan dengan benar, semuanya akan baik-baik saja.”

Sutinah kemudian menyudahi sambutan dengan pesan agar masyarakat tidak ada yang dibeda-bedakan, terlepas dari perbedaan pilihan saat pemilihan kepala desa. “Saat ini para kepala desa adalah pejabat publik yang harus selalu siap melayani semua masyarakatnya.” (Diskominfosandi/RF).