Dialog Bersama Petani Warnai Panen Padi Perdana Di Papalang

DINAS KOMINFO DAN PERSANDIAN KABUPATEN MAMUJU

PRESS RELEASE

NOMOR : 183/PR/IV/2021/DISKOMINFOSANDI

Dialog Bersama Petani Warnai Panen Padi Perdana Di Papalang

A89EE628-6D1F-4706-8D68-F0AE7B4577EB(Rabu, 6 Oktober 2021) Menghadiri panen padi perdana oleh kelompok tani Paraita Kecamatan Papalang yang difasilitasi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulbar, Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi melakukan dialog bersama para petani dan penyuluh.

Kesempatan itu dimanfaatkan oleh para petani menyampaikan harapan kepada para pemangku kepentingan yang hadir pada kegiatan yang digelar ditengah persawahan tersebut.

Salah satunya oleh Ketua kelompok tani Paraita Budiarto, ia kurangnya pasokan pupuk yang masih menjadi salah satu kendala bagi para petani dapat diberikan solusi agar hasil produksi lebih meningkat, selain itu perbaikan jalan tani juga dibutuhkan demi memperbaiki akses para petani untuk melakukan distribusi hasil panen yang akan mereka pasarkan.

Hal lain, diutarakan Anwar, mewakili kelompok tani Tanete sama, menurutnya persoalan irigasi masih menjadi kendala terbesar petani di wilayah tersebut untuk mengembangkan pertanian padi sawah, karena sampai saat ini mereka masih dominan mengandalkan tadah hujan untuk mengairi persawahan mereka.

F4561101-FECF-4B10-A93D-D4CE32CE0735Bupati mamuju Hj.Sitti Sutinah Suhardi yang hadir didampingi ketua DPRD provinsi Sulawesi barat Hj.Sitti Suraidah Suhardi,dan kepala (BPTP) Sulbar, Nurdiah Husnah, mengapresiasi atas atensi para petani, Sutinah Bahkan meminta Dinas pertanian kabupaten Mamuju dapat mencatat dan menginventarisir sejumlah harapan petani, selanjutnya ia meminta jika hal tersebut telah diprogramkan maka dapat segera direalisasikan kepada para petani,

5DB152AF-A643-4AD7-9FCC-FA85AF103D7Cnamun demikian ia menjelaskan beberapa persoalan petani saat ini memang harus dilakukan bertahap, mengingat berbagai refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 yang telah berdampak pada alokasi kegiatan yang semakin minim, olehnya ia meminta kepada para petani untuk dapat bersabar sembari memperbaiki kualitas pertanian melalui pemanfataan teknologi pertanian melalui pendampingan BPTP,

Panen padi farietas ciliwung ini saya ikuti prosesnya dari awal sampai panen hari ini, dulu hasilnya hanya beberapa ton, setelah ada pendampjngan dari Balai hasilnya ada sampai 6 hingga 7 ton, kata Sutinah.

Olehnya ia meminta agar sinergitas antara pemerintah daerah kabupaten mamuju dengan BPPT serta pemerintah provinsi dapat diteruskan untuk membantu meningkatkan kualitas pertanian di mamuju.

96B24F73-3C9D-4810-963A-77E94BAAB8B9Ketua DPRD sulbar, Hj. Sitti Suraidah Suhardi turut mengapresiasi perkembangan petani di Papalang, ia meminta agar harapan petani dapat disampaikan melalui profosal agar selanjutnya dapat diarahkan dalam program kegiatan, secara khusus ia meminta agar areal persawahan tidak dialih fungsikan oleh petani agar luas lahan tidak berkurang setiap tahunnya, karen ia menilai semakin kurangnya areal pertanian maka potensi hasil pangan juga pasti akan berkurang

“Lewat kesempatan ini saya menantang kepala desa untuk dapat mencari areal baru untuk dijadikan persawahan dan itu sangat baik untuk kita intervensi bersama” Kata Suraidah.

15811962-EBF3-4333-B8A1-406B02DC3F55Kepala BPPT Sulbar, Nurdiah Husnah, mengaku sangat salut atas apresiasi yang diberikan oleh bupati mamuju dan ketua DPRD Sulbar, menurutnya semangat yang ditunjukkan kedua pejabat publik yang masih sedarah tersebut akan semakin meningkatkan semangat pihaknya untuk memberikan yang terbaik bagi para petani.

Dalam agenda panen perdana tersebut, juga kembali dilakukan penyerahan bantuan mesin traktor kepada kelompok tani, yang merupakan bantuan dari aspirasi anggota DPR RI komisi IV, Dr. H. Suhardi Duka,

Ini saya serahkan untuk dapat digunakan dengan baik, dan titip salam dari bapak SDK kepada semua petani, doakan beliau dan doakan kami agar dapat tetap melaksanakn amanah dengan sebaik-baiknya demi kepentingan semua masyarakat di sulawesi barat, pungkas Sutinah Suhardi.(Diskominfosandi)